Tiga wakil Indonesia di Yonex Sunrise India Open
Superseries 2015 akhirnya harus terhenti di semifinal, Sabtu (28/3).
Praveen Jordan/Debby Susanto dan Edi Subaktiar/Gloria Emmanuelle Widjaja
masing masing dihentikan unggulan satu dan dua turnamen. Sementara
Tommy Sugiarto yang menjadi wakil tunggal putra harus mengakhiri
langkahnya usai berhadapan dengan Viktor Axelsen, Denmark. Tommy kalah
usai memutuskan retired di game kedua, 24-22 dan 11-17.
Pasangan ganda campuran, Praveen/Debby rupanya
belum berhasil menaklukkan duet Joachim Fischer Nielsen/Christinna
Pedersen, Denmark. Pasangan Indonesia tersebut kalah dua game langsung,
16-21 dan 14-21.
“Kendala mendasar untuk melawan pasangan Denmark ini sebenarnya tidak ada. Cuma tadi kami terbawa permainan lawan. Pasangan Denmark ini memang lebih matang dalam pola permainannya,” kata Praveen kepada badmintonindonesia.org.
“Pola permainan mereka sangat matang, cukup sulit untuk menghadapinya. Kami sempat ingin membawa mereka ke pola permainan kami, tetapi mereka juga terus memaksakan pola mereka kepada kami,” kata Praveen lagi.
Hasil ini secara otomatis menambah dominasi
Joachim/Christinna atas Praveen/Debby. Rekor pertemuan keduanya pun
semakin jauh berjarak, dengan 5-0 untuk pasangan Denmark tersebut.
Kekalahan yang sama juga harus ditelan pasangan
Edi/Gloria di semifinal. Keduanya terpaksa menyerah dari pemain
Tiongkok, Liu Cheng/Bao Yixin, dua game langsung, 13-21 dan 10-21.
“Permainan kami tadi masih kalah cepat, permainan mereka jauh di atas kami. Tapi ini menjadi pelajaran bagi kami untuk terus lebih baik, latihan lebih banyak lagi,” kata Gloria.
“Ini semifinal pertama kami di tingkat superseries. Kami berdua bersyukur bisa sampai ke semifinal. Kami bisa merasakan lawan pemain-pemain top dunia, kedepannya kami harus berusaha lebih baik lagi,” tambah Gloria.


0 comments:
Post a Comment